Senin, 24 Agustus 2015

ADI BING SLAMET // BIOGRAFI // POP NOSTALGIA



Ferdinand Syah Albar atau lebih dikenal dengan Adi Bing Slamet (lahir di Jakarta6 Maret 1967; umur 48 tahun) adalah seorang penyanyi yang juga bintang sinetron. Dia dikenal sejak kecil sebagai bintang cilik. Dia sudah mengeluarkan album sekitar 20 buah.

Kehidupan pribadi[sunting | sunting sumber]

Adi Bing Slamet adalah putra dari Bing Slamet & Ratna Komala Furi, pelawak senior Indonesia dan saudara kandung dariIyut Bing Slamet dan Uci Bing Slamet, penyanyi-penyanyi senior Indonesia.Selain itu dia juga ayah dari aktris Ratna Kharisma Adzana dan paman dari aktris film dan sinetron Ayudhia Bing Slamet.

Diskografi[sunting | sunting sumber]

Album Adi dengan Chicha Koeswoyo
  • Lagu yang paling laris dibawakan oleh Adi adalah Mak Inem. Ia tampil dengan Wolly Sutinah sebagai nenek.

Duet dengan Iyut Bing Slamet[sunting | sunting sumber]

  • Adik Manis, Aduh Aduh Mana Tahan, Alam Pusaka, Dusun Kecil, Jangan Usil, Kami, O Te o, Pantun Si Anak Kecil, Si Dogol, Tepi Pantai, Siapa Yang Punya, Bilang Bilang Dulu, Alam Pusaka, Sama Sama Pingin Maju, Kembali, Pantun Si Anak Kecil, "Tepi Pantai Bunga Asmara Yang Bersemi"

Duet dengan Chicha Koeswoyo[sunting | sunting sumber]

  • Mama Tersayang, Kakek dan Nenek, Nyanyi Bersama, Penyanyi Cilik, Ayam Berkokok, Pantun Sederhana, Ngedot, 1-2-3, Suka dan Duka, Dua Lolo, Mau Kemana, Mandi, PR

OST Merpati Tak Pernah Ingkar Janji[sunting | sunting sumber]

Album "Adi Bing Slamet" - Mari-Mari[sunting | sunting sumber]

  • Yok Ayo, Desaku, Berita Koran, Darah Muda, Demi Cita, Gadis Desa, Kring Kring Kring, Pemuda, Teman Senasib, Asal Mau Saja, Cita Cita.

Album Adi Bing Slamet - Berjumpa lagi[sunting | sunting sumber]

  • Jumpa Lagi, Balla Balla, Hayo Ke Jakarta, Sha La la, Awal Simpati, Untukmu Untuku, Coba Lagi, Perawatku, Dunia Ini, Masa Indah Masa Remaja, Awas Bahaya, Gaya Disco

Sinetron[sunting | sunting sumber]

Filmografi[sunting | sunting sumber]

  • Tiga Sekawan (1975)
  • Ateng Kaya Mendadak (1975)
  • Anak Emas (1976)
  • Cinta Kasih Mama (1976)
  • Koboi Cilik (1977)
  • Bandit Pungli (1977)
  • Sinyo Adi (1977)
  • Tomboy (1981)
  • Merpati Tak Pernah Ingkar Janji (1986)
  • Aku Benci Kamu (1987)
  • Ceplos-Ceplos (1993) bersama Nike Ardilla sukses masuk nominasi piala Citra.
  • Saputangan dari bandung Selatan (1994) bersama Nike Ardilla
  • Jalan Makin Membara I (1994) bersama Paramitha Rusadi dan Nike Ardilla
  • Jalur Putih (1995) bersama Nike Ardilla
  • Nike... oh Nike (1995)
  • Deru Debu (1996)
  • Penyanyi cilik Adi Bing Slamet pernah “merajai” panggung anak Indonesia era 70-80-an. Kesuksesan bocah kelahiran Jakarta 6 Maret 1967 ini memang tidak bisa dilepaskan dari nama besar ayahnya Bing Slamet yang dikenal sebagai seniman serba bisa. Publik mengetahui, ayah Adi Bing Slamet, dikenal selain pandai menyanyi dan memiliki suara merdu, juga pandai bermain peran, termasuk melawak.
    Dan sepertiya,  talenta  sang ayah turun ke  Adi Bing Slamet, hingga dia memiliki   bakat yang hampir sama dengan ayahnya. Di eranya, Adi Bing Slamet selain bernyanyi, dia juga bermain dalam sejumlah film bersama artis cilik dijamannya, seperti  Chicha Koeswoyo, Ira Maya Sopha, dan lain-lain.
    Salah satu hit Adi Bing Slamet  cukup dikenal adalah  lagu “Mak Inem Tukang Latah” yang dikenal dengan syair, eh copot, eh copot, copot, giginya yang copot-copot, pantes mak pipinya kempot. Lagu  jenaka yang pernah jadi video klip sebuah film ini menjadi bagian penting bersama deretan lagu lainnya dalam album “Adi Bing Slamet Volume 2″.
    Album besutan Remaco ini   bisa dibilang “Masterpiece” dari sekian banyak album Anak-anak, termasuk album Adi Bing Slamet  sendiri. Dengan syair yang simpel, sang pengarang, album ini sepertinya  ingin menghadirkan realitas yang lucu  namun nyata dan  sering terjadi dalam setiap kehidupan anak-anak Indonesia.
    Pada bagian A kaset ini, kesepuluh lagu dibawakan dengan sangat baik oleh Adi Bing Slamet yang diiringi  Band “Panca Nada” asuhan Is Haryanto. Kesepuluh lagu tersebut adalah: Mak Inem Tukang Latah, Nasibku, Jadilah anak yang Jujur, Jago Silat,  Si Botak, Bermain Musik, Kasih Sayang, Pesan Guru, Kelinciku, dan Menabung.
    Selain kejenakaan yang dihadirkan dalam sejumlah lagu dibagian ini,ada juga yang membawa pesan moral, seperti dalam “Jadilah anak yang Jujur”; Jadi seorang anak yang jujur, jadilah anak yang patuh selalu…jangan berbohong , kawanmu takkan percaya lagi…
    … tidak mau dekat lagi.. 
    Atau dalam lagu “Pesan Guru”; Ingat selalu pesan guru, agar menjadi orang pintar, jangan malas atau jenuh, harus tekun belajar, kelak kita sudah dewasa, hidup kita bahagia, mama senang-papa senang, kita semua senang… Juga dalam alunan “Jago Silat”; Ada jago silat terkenal di tanah tinggi..Jago silat harus bersahabat…Jago silat, sama orang harus hormat, tidak boleh  sombong, harus membela yang tidak kuat..
    Pada bagian B, Remaco menempatkan 10 lagu anak-anak yang dibawakan oleh penyanyi lain, seperti   Nina, Ine, Ani, Inge, Mike dengan iringan Band 4 Nada. Kesepuluh lagu tersebut adalah; Oh Kasihan, Bintang Kejora, Naik Sepedah, Awan Putih, Adik Bermain, Kr Kemayoran, Main Ayunan, Belajar Sungguh,  Selamat Ulang Tahun, dan Gelatik.
    Kemunculan Adi Bing Slamet Era 1975-1976an sebagai bintang cilik anak, banyak yang mengakui turut mempengaruhi gaya berpakaian anak-anak Indonesia kala itu, termasuk model rambutnya yang “diponi”. 
  • PERSONAL
    Adi Bing Slamet lahir di Jakarta pada tanggal 6 Maret 1967. Ia dikenal sebagai penyanyi anak-anak pada jamannya, dan hingga kini dikenal sebagai bintang akting asal Indonesia.

    Adi sendiri adalah putra Bing Slamet (Alm), seorang seniman lawak senior Indonesia. Dan saudara kandung Iyut Bing Slamet dan Uci Bing Slamet, penyanyi senior. Selain juga paman dari aktris film dan sinetron, Ayudhia Bing Slamet.

    KARIR
    Karirnya diawali dari dunia menyanyi, sejak masih berusia kanak-kanak. Dia tercatat telah merilis sekitar 20 buah album. 

    Hingga kini, Adi masih berprofesi sebagai seniman meski terkesan jauh dari dunia menyanyi. Ia lebih banyak menggeluti bidang seni peran dan sebagai komedian.
  • sumber kapanlagi.com dan sumber lain

Tidak ada komentar:

Posting Komentar